Event Terkini

Kamis, 05 Februari 2026

Ebeg Beruk Budoyo Tampilkan Fragmen Tari “Sirnaning Angkara Murka” di Banyumas Culture Festival


EVENT PURWOKERTO — Kesenian tradisi yang sarat energi dan makna akan hadir dalam rangkaian BanyumasCulture Festival menyambut Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455. Salah satu sajian yang tampil adalah Ebeg Garap Fragmen Tari “Sirnaning Angkara Murka” yang dibawakan dalam kolaborasi Beruk Budoyo.


Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari pukul 14.00 WIB di Heterospace Purwokerto. Kolaborasi tersebut melibatkan kelompok Satria Turangga Kencana dan Turonggo Jati Pabuaran, yang dikenal aktif melestarikan kesenian ebeg dan jaranan khas Banyumas.


Fragmen tari “Sirnaning Angkara Murka” mengangkat pesan moral tentang sirnanya sifat angkara murka atau kejahatan dalam diri manusia. Tema ini divisualisasikan melalui gerak dinamis, ekspresi teatrikal, serta iringan musik tradisional yang menghentak.


Ebeg atau kuda lumping Banyumasan dalam garapan ini tidak hanya menampilkan unsur tradisi, tetapi juga pendekatan dramatik berbentuk fragmen cerita. Hal tersebut menjadikan pertunjukan lebih komunikatif dan mudah dipahami penonton, tanpa meninggalkan karakter magis dan simbolik yang menjadi ciri khasnya.


Kehadiran kolaborasi Beruk Budoyo dalam festival budaya ini memperlihatkan semangat pelaku seni daerah untuk terus berinovasi. Pementasan ini sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda agar lebih mengenal kesenian tradisional Banyumas.


Banyumas Culture Festival menghadirkan berbagai ragam seni pertunjukan sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Melalui panggung ini, ebeg tidak hanya menjadi tontonan atraktif, tetapi juga media penyampai nilai kehidupan dan identitas budaya masyarakat Banyumas.

 

Sendratari Jagabaya “Elegi Lembah Narmada” Tampil di Banyumas Culture Festival 2026


 

EVENT PURWOKERTO — Pertunjukan kolosal Sendratari Jagabaya “Elegi Lembah Narmada” menjadi salah satu sajian istimewa dalam rangkaian Banyumas Culture Festival menyambut Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455. Pentas ini menggabungkan unsur tari, teater, musik, dan dramatika panggung dalam satu pertunjukan budaya yang megah.


Pementasan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Februari pukul 20.15 WIB di Heterospace Purwokerto. Pertunjukan ini dibawakan oleh Jagabaya Nuswantara, kelompok seni yang dikenal menghadirkan karya berbasis cerita heroik dan nilai-nilai kearifan lokal.


Sendratari ini disutradarai oleh Ridwan Bungsu, dengan naskah ditulis oleh Jarot C. Setyoko. Kekuatan artistik didukung tim kreatif, di antaranya Roshvania (astrada), Pipit (produksi), Ardi Rusli (penata musik), dan Sulaiman Sumantri (penata tari). Sejumlah penampil yang terlibat antara lain Aji Citravati, Zahra Arjuna Sasra, Seno Citradarma Sapto, Hafiz Beruk, Jangsrasa, Sulaiman Darmawisesa, serta pemeran tokoh-tokoh seperti Rahwana, Godarma, Eje, Cakil, Prabu Brahola, dan Bima.


“Elegi Lembah Narmada” mengangkat kisah dramatik bernuansa epik yang sarat konflik, pengorbanan, dan nilai kepemimpinan. Balutan koreografi, tata musik, serta karakter teatrikal membuat pertunjukan ini tampil sebagai tontonan visual sekaligus refleksi nilai kehidupan.


Kehadiran Sendratari Jagabaya dalam Banyumas Culture Festival menunjukkan kekayaan seni pertunjukan daerah yang terus berkembang. Tidak hanya menampilkan tradisi, pementasan ini juga menghadirkan kemasan artistik modern sehingga mampu menjangkau penonton lintas generasi.


Festival budaya tahunan ini menjadi ruang apresiasi bagi para pelaku seni Banyumas untuk menampilkan karya terbaiknya. Melalui panggung ini, diharapkan seni pertunjukan seperti sendratari semakin dikenal luas sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

 

Wayang Tiga Dalang Ramaikan Banyumas Culture Festival, Angkat Lakon “Srenggini Takon Bapak”


 

EVENT PURWOKERTO — Pertunjukan Wayang Tiga Dalang akan meramaikan rangkaian Banyumas Culture Festival dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455. Pementasan ini menghadirkan lakon “Srenggini Takon Bapak”, yang dibawakan oleh tiga dalang muda dalam satu panggung kolaborasi.


Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari pukul 20.00 WIB di Heterospace Purwokerto. Format tiga dalang sekaligus menjadi daya tarik utama, karena menghadirkan ragam gaya pedalangan dalam satu alur cerita yang utuh.


Tiga dalang yang akan tampil adalah Ki Andika Prasetya, Ki Ulum Kartodiwiryo, dan Ki Zaki Megantara. Ketiganya dikenal aktif mengembangkan dunia pedalangan dengan pendekatan yang lebih segar, namun tetap menjaga pakem tradisi wayang.


Lakon “Srenggini Takon Bapak” mengangkat nilai kehidupan tentang hubungan anak dan orang tua, tanggung jawab, serta pencarian jati diri. Cerita disampaikan dengan gaya tutur yang komunikatif, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda.


Kehadiran Wayang Tiga Dalang dalam festival budaya ini menjadi bagian dari upaya pelestarian seni tradisi Banyumas. Selain sebagai hiburan, pertunjukan ini juga menjadi sarana edukasi budaya sekaligus bentuk regenerasi seniman wayang di daerah.


Banyumas Culture Festival sendiri menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya lokal. Melalui kolaborasi tiga dalang dalam satu pentas, masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa kesenian wayang terus berkembang, relevan dengan zaman, namun tetap berakar pada nilai tradisi.

Dagelan Calung “Daglung Asmara Suta” Jadi Unggulan di Banyumas Culture Festival


 

EVENT PURWOKERTO — Kesenian tradisional Banyumasan kembali mendapat panggung istimewa dalam rangkaian Banyumas Culture Festival menyambut Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455. Salah satu penampilan yang menjadi sorotan adalah Dagelan Calung “Daglung Asmara Suta (Legenda Baturaden)” dari Sanggar Seni Samudera.


Pertunjukan ini dijadwalkan tampil pada Minggu, 15 Februari, pukul 19.00 WIB di Heterospace Purwokerto. Pementasan tersebut mengangkat kisah legenda lokal yang dikemas dalam bentuk dagelan khas Banyumas dengan sentuhan teater modern.


Sekretaris Umum sekaligus Wakil Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB), Djarot C. Setyoko, menyampaikan bahwa dagelan calung termasuk salah satu kesenian unggulan daerah yang memiliki daya tarik kuat.


“Dagelan calung, sama dengan sendratari Jayabaya, termasuk unggulan. Dalam beberapa kali pementasan, pertunjukan ini sangat menarik. Kami berharap dalam waktu dekat semakin diminati masyarakat,” ujarnya saat jumpa pers kamis (5/2/2026) di Heterospace Purwokerto.


Ia menambahkan, karya dari Sanggar Seni Samudera ini perlu terus diperkenalkan lebih luas agar kesenian khas Banyumas tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.


Dagelan calung “Daglung” sendiri masih tergolong baru. Hingga kini, pertunjukan tersebut baru dipentaskan sekitar dua hingga tiga kali dengan dukungan pembiayaan yang masih sederhana. Meski demikian, konsep pertunjukan dinilai kuat karena memadukan bahasa campuran Banyumasan dan Bahasa Indonesia dengan iringan musik calung yang menjadi identitas budaya lokal.


Berbeda dengan dagelan tradisional pada umumnya, Sanggar Seni Samudera yang selama ini dikenal berfokus pada teater mencoba menghadirkan pendekatan dramatikal yang lebih terstruktur. Unsur komedi rakyat tetap dipertahankan, namun dikemas dalam alur cerita yang utuh dan artistik.


Dari empat agenda unggulan seni yang ditampilkan dalam festival budaya tahun ini, Daglung disebut sebagai salah satu yang paling potensial untuk dikembangkan. Kesenian dagelan Banyumasan dinilai memiliki ruang besar untuk tumbuh sebagai tontonan sekaligus tuntunan, terutama bagi generasi muda.


Melalui panggung Banyumas Culture Festival, para pelaku seni berharap dagelan calung tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pelestarian bahasa, musik tradisional, serta cerita rakyat Banyumas.

 

Banyumas Culture Festival 2026 Meriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas, Hadirkan Lengger, Dagelan Calung, Ebeg hingga Wayang Tiga Dalang




 

EVENT PURWOKERTO – Perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas akan semakin semarak lewat gelaran Banyumas Culture Festival 2026, sebuah festival budaya dua hari yang menampilkan ragam seni tradisional, pertunjukan rakyat, hingga kegiatan komunitas. Acara ini menjadi panggung besar pelestarian budaya lokal sekaligus hiburan terbuka bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya.


Festival budaya ini digelar pada Sabtu–Minggu, 14–15 Februari 2026, dengan rangkaian acara sejak pagi hingga malam hari. Kegiatan menghadirkan kolaborasi seniman tradisional, pegiat literasi, komunitas keluarga, hingga pelaku seni pertunjukan khas Banyumas.


Hari Pertama: Lengger, Buku Budaya, hingga Sendratari Jagabayan


Agenda hari pertama, Sabtu (14/2/2026), diawali dengan kegiatan seni tradisi:

  • 10.00–15.00 WIBAudisi Lengger Bicara, membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam seni lengger yang menjadi identitas budaya Banyumas.
  • 15.00–17.30 WIB – Diskusi peluncuran buku budaya berjudul “Singadipa, Singa Perang dari Bumi Banyumas”, memperkuat sisi literasi sejarah dan budaya lokal.

Memasuki malam, panggung utama festival mulai bergemuruh:

  • 19.00 WIBOpening Ceremony ditandai Lighting Show.
  • 19.15–19.45 WIBBanyumas Gatra Budaya, penghargaan bagi tokoh budaya serta peluncuran buku.
  • 19.45–20.00 WIB – Sambutan Bupati Banyumas.
  • 20.00–21.15 WIBSendratari Jagabayan “Elegi Lembah Narmada”, pertunjukan teater tari kolosal bernuansa legenda dan sejarah. (acara unggulan)

Hari Kedua: Dagelan Calung, Ebeg Spektakuler hingga Wayang Tiga Dalang


Memasuki Minggu (15/2/2026), panggung Banyumas Culture Festival 2026 semakin semarak dengan hiburan rakyat khas Banyumas, termasuk Dagelan Calung “Asmara Suta (Legenda Baturraden)”, pertunjukan ebeg dramatik, hingga wayang tiga dalang semalam suntuk.


  • 06.00–08.00 WIBPound Fit, olahraga massal penuh energi.
  • 08.00–11.30 WIBPlay Date Hompimpa dan Fashion Show, ajang keluarga dan kreativitas.
  • 12.30–14.00 WIBOpen Stage Jagabaya Nuswantara.
  • 14.00–14.15 WIB – Penampilan Warok.
  • 14.15–17.00 WIBEbeg Garap Fragmen Tari “Srinaning Angkara Murka”, seni kuda lumping khas Banyumasan dengan konsep dramatik. (acara unggulan)

Puncak hiburan malam hari:

Festival Budaya Banyumas, Ruang Temu Tradisi dan Generasi Muda


Banyumas Culture Festival bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang edukasi budaya, regenerasi seniman, serta penguatan identitas lokal. Kehadiran seni lengger, ebeg, calung, warok, hingga wayang menunjukkan kekayaan budaya Banyumas yang terus dijaga di tengah modernisasi.


Festival ini juga didukung berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan BUMN, memperlihatkan sinergi antara budaya, masyarakat, dan dunia usaha.


Dengan konsep terbuka dan ragam acara lintas usia, Banyumas Culture Festival 2026 dipastikan menjadi salah satu agenda budaya terbesar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-455, sekaligus magnet wisata budaya di Jawa Tengah.

Rabu, 04 Februari 2026

Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto: Kampus Swasta Mandiri, Kompetitif, dan Terpercaya di Jawa Tengah



Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto (disingkat UNWIKU) adalah salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Kampus ini dikenal karena komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi berkualitas dengan biaya terjangkau, kurikulum yang relevan, serta suasana akademik aktif yang memadukan teori dengan praktik.

Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto (UNWIKU) merupakan perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan pendekatan modern, biaya terjangkau, dan beragam program studi terakreditasi. Dengan dukungan fasilitas akademik yang lengkap, keterlibatan aktif dalam kegiatan kampus, serta basis komunitas mahasiswa yang kuat, UNWIKU siap menjadi pilihan pendidikan tinggi yang kompetitif di wilayah Banyumas dan sekitarnya — terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan kompetensi profesional sambil tetap dekat dengan lingkungan lokalnya. 

Sejarah & Landasan Perguruan Tinggi

UNWIKU didirikan sebagai perwujudan cita-cita Yayasan Wijayakusuma untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional melalui pendidikan tinggi. Landasan pendirian ini dituangkan dalam akta yayasan nomor 29 tanggal 7 Juni 1980 dan disahkan oleh Pengadilan Negeri Purwokerto pada 19 Agustus 1980. Dukungan kuat dari berbagai pihak seperti Menko Kesra, Kodam IV/Diponegoro, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat mempercepat pengesahan keberadaan kampus ini. Pada 17 Juni 1980, Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah secara resmi mengukuhkan berdirinya Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto.

Visi & Misi Akademik

UNWIKU menekankan tiga pilar yang menjadi karakter pendidikannya: mandiri, kompetitif, dan menguasai teknologi. Ini tercermin dalam kurikulum dan kegiatan kampus yang dirancang tidak hanya untuk transfer ilmu, tetapi juga pengembangan soft skill mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.

Program Studi & Akreditasi

Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto menawarkan beragam program akademik untuk jenjang sarjana (S1) dan diploma (D3), mencakup bidang ilmu sosial hingga teknik. Berdasarkan data resmi pendidikan tinggi:

Program Studi Sarjana (S1)

  • Administrasi Publik (B)

  • Akuntansi (B) / Akuntansi khusus ekstensif akreditasi baik sekali oleh LAMEMBA pada 2024

  • Arsitektur (B)

  • Ekonomi Pembangunan (Baik Sekali)

  • Ilmu Administrasi Negara (B)

  • Ilmu Hukum (B)

  • Manajemen (B)

  • Peternakan (B)

  • Teknik Elektro (B)

  • Teknik Sipil (B)

Program Studi Diploma (D3)

  • Akuntansi, Manajemen Bisnis, Manajemen Informatika, Teknik Elektronika, Teknik Sipil.

Program studi di UNWIKU memiliki akreditasi dari BAN-PT dan lembaga akreditasi lain sesuai bidangnya, menunjukkan komitmen kampus untuk menjaga mutu akademik.

Layanan Akademik & Infrastruktur Kampus

UNWIKU dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan kegiatan mahasiswa:

  • Perpustakaan akademik dengan koleksi buku dan jurnal ilmiah.

  • Sistem Informasi Akademik (SIAKU) untuk membantu pengelolaan data mahasiswa, KRS, nilai, dan proses registrasi secara digital.

  • E-Journal UNWIKU sebagai ruang publikasi penelitian sivitas akademika.

  • Laboratorium dasar dan teknologi sesuai kebutuhan program studi.

Selain itu, mahasiswa didorong berpartisipasi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), riset, organisasi kampus, serta komunitas belajar yang memperkaya pengalaman perkuliahan.

Kehidupan Kampus & Aktivitas Mahasiswa

Berdasarkan akun Instagram resmi @unwikupurwokerto, UNWIKU aktif membagikan konten yang menunjukkan dinamika kampus:

  • Promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) lewat berbagai jalur seperti Early Admission dan gelombang reguler secara berkala setiap tahun akademik.

  • Cuplikan aktivitas mahasiswa dari berbagai fakultas yang menunjukkan kolaborasi, kegiatan komunitas, dan kehidupan kampus yang vibrant.

  • Informasi beasiswa, kegiatan sosial, dan seminar akademik yang relevan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

Akun ini memiliki puluhan ribu pengikut yang menunjukkan tingginya keterlibatan publik dengan aktivitas kampus dan informasi penting seperti pendaftaran serta kegiatan kemahasiswaan.

Pendaftaran & Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)

UNWIKU membuka pendaftaran mahasiswa baru setiap tahun akademik melalui beberapa jalur:

  • Early Admission — jalur awal khusus lulusan baru atau pendaftar awal.

  • Jalur Reguler Gelombang 1 dan Gelombang 2 — pendaftaran terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK/MAK dari berbagai tahun.

Calon mahasiswa diwajibkan mengunggah dokumen identitas seperti KTP dan Kartu Keluarga saat mendaftar secara online melalui sistem PMB kampus.

Reputasi & Posisi Regional

UNWIKU termasuk salah satu universitas yang dilihat sebagai bagian dari universitas terbaik di Purwokerto menurut beberapa peringkat lembaga pendidikan tinggi, menunjukkan kontribusi signifikan kampus dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia timur-tengah.

Alamat Lengkap Kampus

Universitas Wijayakusuma Purwokerto (UNWIKU)
Jl. Raya Beji Karangsalam No. 25,
Dusun III, Karangsalam Kidul,
Kecamatan Kedungbanteng,
Kabupaten Banyumas,
Jawa Tengah 53152, Indonesia

Kontak Resmi

Kontak Tambahan (Unit & Akademik)

  • 📞 Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik: 0281-6439756



 

Universitas Terbuka Purwokerto: Pendidikan Tinggi Negeri Terbuka dan Fleksibel di Jawa Tengah



Universitas Terbuka (UT) Purwokerto adalah perwakilan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang menerapkan sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) dengan tujuan menyediakan akses pendidikan tinggi yang fleksibel, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.


Sebagai bagian dari jaringan UT nasional, UT Purwokerto mengelola layanan akademik dan administratif bagi mahasiswa yang tersebar di delapan wilayah kerja meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Brebes, Tegal, serta Kota Tegal sendiri.


Universitas Terbuka Purwokerto adalah representasi nyata dari prinsip pendidikan yang terbuka dan inklusif, mengakomodasi kebutuhan belajar lintas usia, latar belakang pekerjaan, dan lokasi geografis. Dengan sistem PTJJ yang fleksibel, biaya kuliah terjangkau, berbagai layanan akademik modern, dan fasilitas yang terus dikembangkan, UT Purwokerto memberi kesempatan bagi generasi pembelajar masa kini untuk meraih gelar sarjana atau diploma tanpa harus meninggalkan tanggung jawab lain dalam kehidupan.

Konsep Pendidikan Terbuka dan Berbasis Jarak Jauh

Konsep utama UT adalah pendidikan terbuka dan jarak jauh (PTJJ), di mana mahasiswa dapat belajar secara mandiri tanpa batasan usia, waktu pendaftaran, atau kewajiban tatap muka rutin. Sistem ini memberikan keleluasaan bagi siapa saja yang ingin terus belajar sambil bekerja, beraktivitas keluarga, atau memiliki keterbatasan mobilitas.

Metode pembelajaran UT memadukan materi cetak dan digital, tutorial online, serta sesi tatap muka atau ujian di pusat layanan regional seperti UT Purwokerto, sehingga kombinasi pembelajaran ini mendukung proses belajar yang efektif dan fleksibel.

Pelayanan Akademik & Kegiatan Mahasiswa

UT Purwokerto aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dan layanan untuk memperkaya pengalaman mahasiswa:

Orientasi Mahasiswa Baru (OSMB)

UT Purwokerto menyelenggarakan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang memperkenalkan mahasiswa baru pada sistem pembelajaran PTJJ, etika akademik, penggunaan platform pembelajaran, serta penguatan motivasi belajar secara mandiri.

Ujian Akhir Semester (UAS)

Sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran, UT Purwokerto menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) tatap muka secara serentak di tujuh kabupaten dan satu kota, mencerminkan komitmen menjaga mutu akademik dan menyediakan pilihan skema penilaian yang beragam (tatap muka atau online).

Layanan Help Desk Mahasiswa

Universitas menyediakan layanan Help Desk yang dapat diakses mahasiswa secara virtual untuk membantu menyelesaikan hambatan akademik seperti registrasi, akses tutorial, atau ujian online.

Kegiatan Literasi dan PkM

UT Purwokerto menggelar program seperti Literasi Akses Perpustakaan Gratis serta Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kewirausahaan Mahasiswa, sebagai bentuk dukungan pembelajaran seumur hidup dan pengembangan keterampilan praktis.

Fasilitas & Infrastruktur

UT Purwokerto berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan membangun fasilitas modern yang mendukung proses pembelajaran jarak jauh. Gedung baru yang dibangun seluas lebih dari 7.500 m² di Jl. Kampus No. 54, Grendeng, dilengkapi dengan ruang tutorial, ruang ujian online, perpustakaan, area diskusi, serta akses internet gratis untuk mendukung kebutuhan akademik mahasiswa.

Biaya & Pendaftaran

Salah satu keunggulan UT Purwokerto adalah biaya kuliah yang sangat terjangkau, mulai dari sekitar Rp 36.000 per SKS, yang menjadikannya pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa beban biaya besar.

Pendaftaran mahasiswa baru dibuka secara berkala melalui jalur biasa dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk lulusan sebelumnya yang ingin mengakui pengalaman atau pembelajaran terdahulu dalam proses akademik.

Peran Sosial & Komunitas

Sebagai institusi pendidikan negeri yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, UT Purwokerto juga terlibat dalam kegiatan peduli sosial, seperti penyaluran bantuan untuk korban bencana serta program kreativitas tahunan BERTAUT yang memfasilitasi ekspresi budaya dan karya mahasiswa.

Alamat & Kontak UT Purwokerto

Universitas Terbuka (UT) Daerah Purwokerto
📍 Jl. Kampus No. 54, Grendeng, Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53122, Indonesia

📞 Telepon: (0281) 624317
📱 WhatsApp: 0856-0000-5722
📧 Email: ut-purwokerto@ecampus.ut.ac.id
🌐 Website: purwokerto.ut.ac.id
📌 Instagram: @utpurwokerto





Universitas Muhammadiyah Purwokerto: Kampus Unggul, Modern, dan Islami di Jawa Tengah


 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbesar dan terdepan di Jawa Tengah bagian barat. Kampus ini dikenal karena kualitas pendidikannya yang tinggi, fasilitas lengkap, jaringan kerja sama luas, serta komitmen kuat dalam mengintegrasikan pendidikan akademik dengan nilai-nilai keislaman.


Universitas Muhammadiyah Purwokerto adalah perguruan tinggi swasta yang telah berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi modern dan berdaya saing tinggi. Dengan sejarah panjang sejak 1965, struktur akademik lengkap, fasilitas pembelajaran mutakhir, serta komitmen yang kuat pada nilai-nilai Islami, UMP berhasil menjadi kampus unggul yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa depan. Kampus ini tidak hanya mencetak lulusan berkualitas secara akademik, tetapi juga profesional yang berkarakter dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas

Sejarah & Perkembangan

UMP awalnya berdiri pada 5 April 1965 sebagai Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Purwokerto, cabang dari IKIP Muhammadiyah Surakarta. Berangsur-angsur institusi ini berkembang dengan membuka sejumlah fakultas dan program studi baru. Pada 26 Juli 1995, lembaga ini secara resmi berubah bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, membawa misi pendidikan yang lebih luas dan komprehensif.

Sejak itu, UMP terus tumbuh menjadi kampus yang diperhitungkan secara nasional dengan status akreditasi institusi “Unggul” dari BAN-PT—menandakan mutu pendidikan yang sangat baik.

Visi & Misi Pendidikan

UMP berkomitmen menjadi universitas yang unggul, modern, dan Islami. Ketiga nilai ini membentuk arah pengembangan akademik dan kelembagaan UMP:

  • Unggul: menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi dan berdaya saing.

  • Modern: mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

  • Islami: mewarnai proses pendidikan dengan prinsip-prinsip Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Pendekatan ini tercermin dalam kurikulum, sistem pembelajaran, kegiatan mahasiswa, serta pengabdian masyarakat yang mencerminkan nilai moral dan profesional.

Struktur Akademik & Program Studi Unggul

Saat ini UMP menawarkan 55 program studi berkualitas yang mencakup jenjang Diploma (D3, D4), Sarjana (S1), Pascasarjana (S2), hingga Program Doktor (S3). Program-program ini tersebar di 13 fakultas, termasuk bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, teknik, hukum, kedokteran, serta ilmu budaya dan komunikasi.

Beberapa fakultas dan prodi yang menonjol antara lain:

  • Fakultas Agama Islam dengan program seperti Pendidikan Agama Islam dan Hukum Ekonomi Syari’ah (terakreditasi Unggul).

  • Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) yang meluluskan ratusan perawat, bidan, dan tenaga kesehatan profesional.

  • Fakultas Farmasi yang memiliki program Sarjana Farmasi, Profesi Apoteker, dan Magister Ilmu Farmasi.

  • Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) yang meraih akreditasi “Unggul”.

Selain itu, UMP juga menyelenggarakan pendidikan profesional seperti Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk melatih calon pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten.

Kualitas Akademik & Daya Tarik Mahasiswa

Tahun 2024 menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap UMP sebagai pilihan pendidikan tinggi. Kampus ini menerima lebih dari 10.550 mahasiswa baru dari seluruh provinsi di Indonesia serta beberapa negara lain, menunjukkan daya tariknya yang kuat dan reputasi akademik yang terus meningkat.

Lingkungan kampus UMP tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mendukung pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan, organisasi, dan pelatihan kepemimpinan.

Fasilitas Modern Pendukung Pembelajaran

Sebagai institusi pendidikan unggulan, UMP dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung aktivitas akademik dan penelitian:

  • Laboratorium lengkap sesuai program studi

  • Perpustakaan akademik dengan koleksi sumber referensi luas

  • Pusat teknologi informasi dan jaringan internet 24 jam

  • Pusat bahasa berstandar internasional

  • Fasilitas olahraga dan ruang kebudayaan kampus

Fasilitas-fasilitas ini dirancang untuk memberi mahasiswa pengalaman belajar modern dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Kerja Sama Nasional & Internasional

UMP aktif menjalin kerja sama strategis dengan ratusan perguruan tinggi serta mitra riset di dalam dan luar negeri. Hubungan kerja sama ini membuka peluang kolaborasi penelitian, pertukaran akademik, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Kolaborasi tersebut memperkuat posisi UMP sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pendidikan lokal, tetapi juga berorientasi internasional.

Peran Sosial & Pengabdian Masyarakat

Sebagai bagian dari jaringan Muhammadiyah, UMP memiliki tradisi kuat dalam kegiatan sosial serta program pemberdayaan masyarakat. Civitas akademika Universitas aktif terlibat dalam pelatihan, pengembangan masyarakat, dan kegiatan kemanusiaan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada komunitas sekitar.

Alamat & Kontak Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Kampus Utama (Kampus I)

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
Jl. KH. Ahmad Dahlan, Dukuhwaluh,
PO Box 202, Purwokerto 53182,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia

Kampus II

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)Kampus II
Jl. Letjen. Soepardjo Roestam,
PO Box 229, Purwokerto 53181,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia

Kontak Resmi Umum

📞 Telepon:

  • (0281) 636751

  • (0281) 630463

  • (0281) 634424

📠 Fax:

  • (0281) 637239

🌐 Situs Resmi:


Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED): Kampus Negeri Berwawasan Perdesaan dan Kearifan Lokal



Universitas Jenderal Soedirman atau lebih dikenal dengan singkatan UNSOED adalah perguruan tinggi negeri (PTN) yang menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia. Kampus ini terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengan lingkungan yang asri dan nuansa perdesaan yang mendukung proses belajar-mengajar secara kondusif.



Universitas Jenderal Soedirman adalah universitas negeri bersejarah dengan komitmen kuat pada pendidikan berkualitas, penelitian unggul, dan pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal. Dengan struktur akademik yang luas, program pendidikan lengkap, fasilitas modern, dan kegiatan yang dinamis, UNSOED menjadi pilihan penting bagi calon mahasiswa yang ingin mengejar karier akademik maupun profesional dengan dasar nilai sosial dan budaya yang kuat. 


Sejarah Singkat

UNSOED resmi didirikan pada 23 September 1963 melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 195 Tahun 1963, sebagai wujud aspirasi masyarakat Banyumas akan kebutuhan pendidikan tinggi di daerahnya. Penamaan universitas ini merupakan penghormatan kepada Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang lahir di wilayah Banyumas, yang menjadi simbol semangat, pengabdian, dan ketangguhan.

Semula, UNSOED hanya memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi. Seiring waktu, universitas ini mengalami pertumbuhan signifikan dengan penambahan fakultas baru dan program pendidikan yang semakin beragam untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Visi dan Misi Universitas

Visi

UNSOED bertekad untuk menjadi “diakui dunia sebagai pusat pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal” yang unggul pada tahun 2034. Visi ini mencerminkan komitmen universitas untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan karakter lokal dan pembangunan berkelanjutan.


Misi

UNSOED menjalankan beberapa misi strategis untuk mencapai visinya, antara lain:

  1. Menyelenggarakan pembelajaran berkualitas tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter serta kompeten dan berdaya saing global.

  2. Mengembangkan penelitian dan inovasi unggul yang berkontribusi pada ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa.

  3. Mengembangkan program pemberdayaan masyarakat dan transfer teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  4. Meningkatkan kualitas kerja sama dengan mitra nasional dan internasional.

  5. Menerapkan tata kelola universitas yang baik, transparan, dan akuntabel.

Struktur Akademik & Program Studi

UNSOED memiliki 12 fakultas dan 1 program pascasarjana yang menaungi berbagai jenjang pendidikan — dari diploma, sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), hingga program profesi dan spesialis.

Beberapa fakultas utama di UNSOED antara lain:

  • Fakultas Pertanian

  • Fakultas Biologi

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • Fakultas Peternakan

  • Fakultas Hukum

  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

  • Fakultas Kedokteran

  • Fakultas Teknik

  • Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

  • Fakultas Ilmu Budaya

  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Setiap fakultas mempunyai visi dan misi spesifik sesuai bidang ilmu masing-masing, misalnya Fakultas Kedokteran bertujuan menjadi pusat pengembangan IPTEK kedokteran berbasis lingkungan dan kearifan lokal yang dikenal secara internasional.

Pendidikan & Beasiswa

UNSOED menyediakan berbagai kesempatan pendidikan bagi mahasiswa, termasuk program sarjana reguler, kelas internasional, magister dan doktoral, serta program profesi seperti profesi kedokteran dan kedokteran gigi. Jumlah program studi yang tersedia mencakup puluhan pilihan dengan akreditasi yang mayoritas baik hingga unggul.

Selain itu, UNSOED juga memberikan kesempatan beasiswa, seperti Jenderal Soedirman Scholarship (JSS) untuk mahasiswa internasional, yang menawarkan beasiswa parsial hingga penuh, termasuk pembebasan biaya kuliah, akomodasi, dan tunjangan hidup.

Kampus & Fasilitas

Kampus utama UNSOED terletak di Jalan Prof. Dr. HR Boenyamin No. 708, Grendeng, Purwokerto Utara, dengan fasilitas pendukung lengkap untuk kegiatan akademik dan non-akademik, antara lain:

  • Gedung Rektorat dan Administrasi

  • Perpustakaan Pusat

  • Auditorium

  • Laboratorium terpadu

  • Masjid kampus

  • Fasilitas olahraga

  • Pusat kegiatan mahasiswa

  • Rumah sakit pendidikan dan klinik kesehatan

Selain kampus utama, UNSOED juga memiliki beberapa kampus satelit di wilayah Purwokerto dan Purbalingga yang fokus pada program studi tertentu seperti Fakultas Teknik dan Fakultas Kedokteran.

Kegiatan & Kerja Sama

UNSOED aktif mengadakan berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang memperkaya pengalaman belajar — mulai dari seminar internasional, job fair, pertukaran pelajar, hingga kerja sama dengan lembaga pendidikan lain dan organisasi profesional. Sebagai contoh, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menjadi tuan rumah kegiatan Komnas HAM Jelajah Universitas sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran tentang hak asasi manusia.

Kerja sama internasional dan internasionalisasi pendidikan juga menjadi fokus UNSOED untuk memperluas wawasan mahasiswa dan meningkatkan jejaring global lembaga pendidikan tersebut.

Peran di Masyarakat & Identitas Lokal

UNSOED dikenal kuat dalam pengembangan masyarakat perdesaan, penelitian yang relevan secara lokal, dan pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal. Ini merupakan bagian dari karakter unik UNSOED sebagai institusi yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga dampak sosial yang nyata bagi komunitas sekitar.

Reputasi & Posisi Nasional

Sebagai PTN yang telah berdiri lebih dari 60 tahun, UNSOED termasuk salah satu universitas negeri yang berperingkat baik di Indonesia, sering masuk dalam daftar perguruan tinggi favorit peserta ujian masuk nasional. Lokasi kampus yang berada di kaki Gunung Slamet memberikan suasana belajar yang sejuk serta biaya hidup relatif terjangkau, menjadi nilai tambah bagi banyak mahasiswa.

Alamat Kampus Utama

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)
📌 Jl. Prof. Dr. HR. Boenyamin No. 708, Dukuhbandong, Grendeng,
Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas,
Jawa Tengah 53122, Indonesia

Kontak utama:
📞 (0281) 635292
📧 info@unsoed.ac.id 


Unit Layanan Terpadu (PPID / Administrasi)

  • 📞 Telepon: (0281) 635292 ext.191

  • 📧 Email: info@unsoed.ac.id

  • 📍 Jam kerja: Senin–Kamis 08.00–16.00 WIB, Jumat 08.00–16.30 WIB

Kontak Fakultas / Unit Terkait

Fakultas Hukum UNSOED

  • 📍 Jl. HR. Bunyamin, Kampus UNSOED Grendeng, Purwokerto

  • ☎️ Telepon: (0281) 638339

  • 📠 Fax: (0281) 627203

Fakultas Kedokteran UNSOED

  • 📍 Jl. Dr. Gumbreg No.1, Mersi – Purwokerto, Banyumas

  • ☎️ Telepon: (0281) 635292

  • 📧 Email: fk@unsoed.ac.id

Fakultas Pertanian UNSOED

Program Pascasarjana UNSOED

  • 📍 Jl. Dr. Soeparno No. 41, Purwokerto

  • ☎️ Telepon: (0281) 641628

  • 📧 Email: pasca@unsoed.ac.id

UNSOED Career Portal / Layanan Karier

  • 📍 Gedung Registrasi Lantai 1, Jl. Prof. Dr. HR. Boenyamin, Grendeng, Purwokerto Utara

  • ☎️ Mobile: +62 877 7764 0777

  • 📧 Email: unsoed.career.portal@unsoed.ac.id

Sekretariat Keluarga Alumni UNSOED

  • 📍 Gedung Registrasi & Alumni, Kompleks Rektorat Unsoed

  • ☎️ WhatsApp Admin: 082-115-318-324

Badan Pengelola Usaha (BPU) UNSOED

  • 📍 Graha Widyatama Unsoed Lt. II, Jl. Prof. Dr. HR. Boenyamin, Grendeng, Purwokerto

  • ☎️ Telepon: (0281) 630299 (Hunting) / 638337, 638795

  • 📠 Fax: (0281) 631802


MAP



UMKM di Purwokerto Gugat Pengelola Menara Teratai ke Pengadilan Negeri


Purwokerto, Jawa Tengah – Sebuah sengketa pemanfaatan lahan di kawasan wisata Menara Teratai, Purwokerto, kini berlanjut ke jalur hukum setelah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Purwokerto. Perkara ini tercatat dengan nomor 2/Pdt.G/2026/PN Pwt.


Penggugat, Joko Budi Santoso (60), melalui kuasa hukumnya menilai bahwa kontrak sewa lahan yang selama ini digunakan untuk kegiatan usaha bermasalah. Menurut mereka, lahan yang disewa diduga tidak sesuai dengan peruntukan yang semestinya sehingga kontrak perpanjangan ditolak oleh pengelola.


Kuasa hukum Joko Budi mengatakan kliennya baru mengetahui adanya persoalan hukum tersebut setelah usaha berjalan. Selama periode tersebut, penggugat telah mengeluarkan biaya besar untuk membangun kios dan menjalankan operasional usaha, namun kini menghadapi ketidakpastian setelah permohonan perpanjangan sewa ditolak.


Karena itu, dalam gugatan yang diajukan, penggugat menuntut ganti rugi materiil senilai Rp1,9 miliar terhadap BLUD UPTD Pelayanan Pariwisata Teratai Mas selaku pengelola kawasan. Sidang perdana telah dilaksanakan pada akhir Januari 2026, diikuti dengan proses mediasi pada awal Februari 2026.


Dalam mediasi, kuasa hukum penggugat menyampaikan besaran tuntutan ganti rugi, namun hingga kini kedua pihak belum mencapai kesepakatan. Mediasi dijadwalkan berlanjut dalam dua pekan mendatang. Sementara itu, kuasa hukum pihak tergugat menyatakan hasil mediasi akan dilaporkan kepada pimpinan daerah dan membuka peluang penyelesaian secara damai.


Jika upaya mediasi tidak membuahkan hasil, perkara ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan pokok perkara di pengadilan. 

source: https://radarbanyumas.disway.id/purwokerto/read/149794/sengketa-lahan-menara-teratai-purwokerto-berujung-gugatan-umkm-tuntut-ganti-rugi-rp19-miliar?