EVENT PURWOKERTO – Perayaan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas akan
semakin semarak lewat gelaran Banyumas Culture Festival 2026, sebuah
festival budaya dua hari yang menampilkan ragam seni tradisional, pertunjukan
rakyat, hingga kegiatan komunitas. Acara ini menjadi panggung besar pelestarian
budaya lokal sekaligus hiburan terbuka bagi masyarakat Banyumas dan sekitarnya.
Festival budaya ini digelar pada Sabtu–Minggu,
14–15 Februari 2026, dengan rangkaian acara sejak pagi hingga malam hari.
Kegiatan menghadirkan kolaborasi seniman tradisional, pegiat literasi,
komunitas keluarga, hingga pelaku seni pertunjukan khas Banyumas.
Hari
Pertama: Lengger, Buku Budaya, hingga Sendratari Jagabayan
Agenda hari pertama, Sabtu
(14/2/2026), diawali dengan kegiatan seni tradisi:
- 10.00–15.00 WIB
– Audisi Lengger Bicara, membuka ruang bagi generasi muda untuk
terlibat dalam seni lengger yang menjadi identitas budaya Banyumas.
- 15.00–17.30 WIB
– Diskusi peluncuran buku budaya berjudul “Singadipa, Singa Perang dari
Bumi Banyumas”, memperkuat sisi literasi sejarah dan budaya lokal.
Memasuki malam, panggung utama
festival mulai bergemuruh:
- 19.00 WIB
– Opening Ceremony ditandai Lighting Show.
- 19.15–19.45 WIB
– Banyumas Gatra Budaya, penghargaan bagi tokoh budaya serta
peluncuran buku.
- 19.45–20.00 WIB
– Sambutan Bupati Banyumas.
- 20.00–21.15 WIB
– Sendratari Jagabayan “Elegi Lembah Narmada”, pertunjukan teater
tari kolosal bernuansa legenda dan sejarah. (acara unggulan)
Hari
Kedua: Dagelan Calung, Ebeg Spektakuler hingga Wayang Tiga Dalang
Memasuki Minggu (15/2/2026), panggung Banyumas Culture Festival
2026 semakin semarak dengan hiburan rakyat khas Banyumas,
termasuk Dagelan Calung “Asmara Suta
(Legenda Baturraden)”, pertunjukan ebeg dramatik, hingga wayang
tiga dalang semalam suntuk.
- 06.00–08.00 WIB
– Pound Fit, olahraga massal penuh energi.
- 08.00–11.30 WIB
– Play Date Hompimpa dan Fashion Show, ajang keluarga dan
kreativitas.
- 12.30–14.00 WIB
– Open Stage Jagabaya Nuswantara.
- 14.00–14.15 WIB
– Penampilan Warok.
- 14.15–17.00 WIB
– Ebeg Garap Fragmen Tari “Srinaning Angkara Murka”, seni kuda
lumping khas Banyumasan dengan konsep dramatik. (acara unggulan)
Puncak hiburan malam hari:
- 19.00–20.00 WIB
– Dagelan Calung “Asmara Suta (Legenda Baturraden)”, komedi musik
tradisional Banyumas. (acara unggulan)
- 20.00 WIB – selesai
– Wayang Tiga Dalang “Srenggini Takon Bapak”, pertunjukan wayang
unik dengan tiga dalang dalam satu panggung. (acara unggulan)
Festival
Budaya Banyumas, Ruang Temu Tradisi dan Generasi Muda
Banyumas Culture Festival bukan hanya tontonan, tetapi juga ruang edukasi budaya,
regenerasi seniman, serta penguatan identitas lokal. Kehadiran seni lengger,
ebeg, calung, warok, hingga wayang menunjukkan kekayaan budaya Banyumas
yang terus dijaga di tengah modernisasi.
Festival ini juga didukung berbagai
pihak, termasuk lembaga pendidikan dan BUMN, memperlihatkan sinergi antara
budaya, masyarakat, dan dunia usaha.
Dengan konsep terbuka dan ragam
acara lintas usia, Banyumas Culture Festival 2026 dipastikan menjadi
salah satu agenda budaya terbesar dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten
Banyumas ke-455, sekaligus magnet wisata budaya di Jawa Tengah.
.jpeg)

Instagram
X
Facebook
0 comments:
Posting Komentar